Tipe Ideal Trader Saham

Seringkali kita tidak mengenal kepribadian kita sendiri yang menyebabkan salah langkah dalam menggapai impian. Impian di kala anak-anak seringkali hanyalah berakhir menjadi sebuah mimpi karena anak-anak belum memahami dirinya sendiri. Seorang trader pemula pada awalnya akan seperti anak-anak tadi, awalnya dia akan melakukan jual beli saham yang penting untung sampai lupa dalam dunia jual beli saham selalu ada resiko rugi.

Fakta yang tidak sesuai dengan harapan untung ketika gagal terjadi berbalik menyalahkan saham, analis di sekuritasnya dan teman investor seperjuangan. Bukankah itu adalah sifat kekanak-kanakan persis seorang anak yang tidak mengakui kekalahan. Tidak seluruh trader pemula demikian karena tiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda ada yang emosional, pemaaf, sabar, hemat, dan lain-lain.

Sumber gambar: http://www.komunita.id

Semakin mengenal kepribadian sendiri semakin mudah menentukan tipe ideal tipe tradernya agar dapat meminimalkan resiko. Ada 4 macam tipe trader saham menurut gaya transaksi jual belinya, yaitu Position Trader, Swing Trader, Day Trader dan Scalping.

Position Trader

Jenis trader yang lebih menekankan pergerakan saham yang mengikuti trend pasar baik trend bulish  (trend harga saham naik) atau bearish (trend harga saham turun) sehingga membutuhkan waktu yang panjang. Setiap trend harga saham biasanya memakan waktu yang cukup lama bisa mingguan, bulanan dan tahunan. Pergerakan harga saham yang diamati harus disesuaikan dengan waktu tersebut. Menurut penulis trader jenis ini lebih di dominasi dengan analisis fundamental. Namun demikian analisis teknikal juga diperlukan sebagai alat bantu dalam mengikuti trend pasar.

Swing Trader

Trader yang mentraksaksikan sahamnya dengan waktu yang moderat. Mengkombinasikan analisis teknikal dan  analisis fundamental secara berimbang untuk waktu per jam, harian, mingguan dan bulanan.

Day Trader

Dari namanya saja sudah dapat diketahui trader yang hanya melakukan transaksi baik Beli (Buy) dan Jual (Sell) dalam waktu satu hari. Sangat diperlukan pemahaman yang baik dalam analisis teknikal dan tidak terlalu membutuhkan analisis fundamental.  Periode waktu pergerakan saham yang perlu diamati adalah per menit, per jam dan harian.

Scalping Trader

Trader yang membutuhkan kejelian dalam menganalisis pergerakan saham hanya secara teknikal  dalam waktu yang sangat singkat. Trader jenis ini seringkali matanya sangat awas dalam memperhatikan perubahan harga tiap detik, menit dan jam. Waktu yang singkat menguras emosi dengan tingkat stres yang tinggi sangat cocok bagi yang terbiasa dalam tekanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: