Perbedaan Bunga Bank Dan Keuntungan Saham

Pernahkah suatu waktu anda memperhatikan bunga pinjaman atau bunga simpanan di bank.  Besar bunga buat yang pinjam beraneka ragam yang jelas bagi anda yang meminjam tentu sangat memperhatikan besaran bunga bank. Keuntungan bank bersumber dari bunga dan jasa yang mereka berikan pada nasabah. Bunga itu sendiri artinya sebagai nasabah anda menerima atau memberi  sejumlah uang sebagai imbal balas dengan besaran yang telah ditentukan di awal pada saat perjanjian pinjaman atau pembukaan simpanan.

Komoditi utama bank adalah uang itu sendiri, jadi uang sebagai komoditi. Suka tidak suka uang melahirkan uang begitulah artian lazim bisa dimengerti.  Pengertian bunga bank di sini bukanlah jual beli seperti transaksi yang lumrah terjadi pada pasar barang dan jasa. Bila anda telat membayar atas pinjaman beserta bunga akan dikenakan denda. Misalnya anda meminjam uang sebesar Rp.100.000.000 dan anda membayar ke bank sebesar Rp.115.000.000, artinya bunga pertahunnya sebesar 15 persen. Belum lagi bila anda telat membayar maka bukan Rp.115.000.000 yang anda bayar tetapi bisa jadi malah sebesar Rp.120.000.000. Besar bunga bank akan selalu berubah-ubah mengikuti kondisi perekonomian.  Pertimbangan bank adalah adanya inflasi, biaya operasional bank, gaji pegawai dan lain-lain.

Berbeda dengan bunga bank yang dapat melahirkan bunga baru berupa denda, saham tidaklah demikian. Saham merupakan surat berharga tanda anda memiliki suatu perusahaan tertentu yang tidaklah jauh berbeda  dengan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah.  Fluktuasi harga saham yang relatif tinggi sebagai akibat kemudahan transaksi dan kecepatan informasi menciptakan keuntungan (Capital gain) atau kerugian dalam jual beli saham.  Prinsip yang dipergunakan dalam saham adalah murni jual beli barang.  Sebagai contoh anda membeli 1 lembar saham seharga 1000 rupiah dan menjualnya senilai 1200 rupiah, anda memperoleh keuntungan sebesar 20 persen. Mirip bukan saat anda membeli sebuah rumah bersertifikat dengan harga 1 milyar dan anda menjualnya 1,2 milyar.

Dalam saham tidak ada bunga berbunga yang ada adalah keuntungan sebagai akibat selisih harga beli dan jual. Pendapatan lain dari saham selain dari jual beli adalah pembagian hasil keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemilik yang jumlahnya tergantung besarnya laba perusahaan (Devident).  Kalaupun perusahaan rugi, perusahaan tidak perlu membayar devident pada pemilik saham. Berbeda jauh bukan dengan bunga bank, yang mewajibkan anda membayar bunga walaupun anda mengalami kerugian belum lagi denda keterlambatannya.

Berbicara keuntungan tidaklah lengkap kalau tidak disertai dengan kerugian. Selayaknya jual beli barang dan jasa akan selalu ada kemungkinan kerugian. Namanya juga dagang kadang untung kadang rugi dan itu sah dan lumrah dalam perdagangan. Coba anda lihat ada orang beli mobil seharga 200 juta lalu dijual seharga 150 juta dalam waktu yang tidak terlalu lama karena butuh uang  begitu pula dengan saham terkadang pemilik saham menjual sahamnya dengan alasan demikian istilahnya cut loss

1 thought on “Perbedaan Bunga Bank Dan Keuntungan Saham

  1. I don’t usually comment but I gotta admit appreciate it for the post on this amazing one : D.

    Like

Leave a Reply to Thelma Sansburn Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: